PDIP Jatim Konsisten Tolak Kampanye Berbasis Hoax dan SARA.
"PDIP Jatim beserta seluruh jajaran Calon Legislatif Daerah Pemilihan Jatim, untuk tetap menjaga komitmen menolak kampanye berbasis informasi palsu atau Hoax, SARA dan anti politik uang," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono kepada media, Sabtu (22/12/2018) di Surabaya.
Saat ini, lanjutnya, PDIP Jatim secara periodik melakukan evaluasi dan monitoring terhadap proses kampanye calon legislatif dan calon presiden yang telah berjalan sejak masa kampanye digelar.
"Peradaban Demokrasi di Indonesia sedang bergerak maju kedepan, yang saatnya meninggalkan segala hal terkait kampanye negatif yang justru melemahkan proses edukasi negara kepada rakyat melalui demokrasi terbuka seperti Pileg dan Pilpres 2019," papar Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim ini.
Menurut Bambang Yuwono, Hoax dan kampanye berbasis isu SARA, bisa menimbulkan rasa ketegangan antar masyarakat dan perlahan bisa mendorong terjadinya perpecahan antar kelompok di dalam masyarakat.
"Kita semua berharap agar masyarakat tidak mudah baperan atau mudah tersinggung atas berita atau informasi yang belum tentu benar," jelas Bambang yang juga Calon Legislatif DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan Jatim IX.
Selain itu, lanjutnya, PDIP Jatim juga tetap melakukan koordinasi dengan pihak Bawaslu setempat dan aparat keamanan jika diperlukan dalam melakukan penindakan terkait dengan Informasi Hoax dan Kampanye SARA.
"Yang memiliki kewenangan melakukan penindakan adalah Bawaslu selaku pengawas pemilu dan juga aparat keamanan yang bertugas menjaga ketertiban masyarakat di masa Pemilu," pungkas Bambang. (*)
Komentar
Posting Komentar