Langsung ke konten utama

Berita : Whisnu : "Surabaya, saatnya punya ikon Pasar Seni dan Budaya"

Whisnu : "Surabaya, saatnya punya ikon Pasar Seni dan Budaya"

"Saatnya Surabaya, punya ikon pasar seni dan budaya, sehingga Surabaya bisa juga dikenal sebagai salah satu Kota Seni dan budaya di Indonesia," kata Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana di Surabaya, Rabu Siang (28/11/2018).

Pernyataan Whisnu Sakti Buana itu mengemuka disaat menerima audiensi dari jajaran Pengurus Lembaga Soekarno House Indonesia yang dipimpin oleh Eko Rinda Prasetyo selaku Ketua dan didampingi Sekjen Aven Januar.

"Di pasar seni dan budaya itu nantinya akan berisi pedagang UMKM masyarakat Surabaya, yang menjual produk seni dan budaya khas Surabaya, lukisan, udeng khas suroboyoan, baju khas suroboyoan hingga panganan jajanan khas suroboyo," papar Wawali yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Dalam memenuhi harapan itu, secara pribadi Whisnu menggandeng lembaga Soekarno House Indonesia (SHI-red), untuk melakukan kajian ilmiah dan kajian awal persiapan menuju terwujudnya Pasar Seni dan Budaya di Kota Surabaya ini.

"Nantinya, SHI harus bisa mengumpulkan aspirasi, saran, masukan dan membuat kesimpulan ilmiah terkait dengan persiapan pasar seni tersebut, termasuk diantaranya merangkul beberapa pelaku UMKM yang fokus berdagang seni dan budaya," jelas Whisnu Sakti Buana.

Pada kesempatan yang sama, Ketua SHI Eko Rinda mendukung penunjukan pribadi dari Wakil Walikota Surabaya untuk melakukan kajian ilmiah tersebut.

"Secara terbuka, SHI menerima masukan dari masyarakat umum tentang bentukan pasar seni dan budaya melalui email soekarnohouse@gmail.com," jelas Eko Rinda.

Selain melalui email, Eko Rinda menjelaskan bahwa SHI akan melakukan Focus Grup on Discussion (FGD-red) dengan beberapa elemen masyarakat para pelaku seni dan budaya di Surabaya.

"Dengan beberapa FGD dan seminar terbuka tentang Pasar Seni dan Budaya tersebut, rasa kepemilikan masyarakat Surabaya dengan pasar seni tersebut semakin tinggi," pungkasnya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seri Pidato : Jalannya Revolusi Kita ! (Jarek) 17 Agustus 1960

" Laksana Malaikat yang Menyerbu dari Langit ", Jalannya Revolusi Kita ! Sauduara-saudara! Sekarang bagian kedua daripada Program Kabinet Kerja: Hal Keamanan. Dalam Pidato 17 Agustus tahun yang lalu, saya berkata: “Program Pemerintah adalah untuk melaksanakan keamanan Negara terhadap gerombolan-gerombolan pemberontak dalam 2 á 3 tahun. Tetapi mengingat sifat gerilya dan anti-gerilya yang berkembang sejak perang dunia yang lalu, maka konsolidasi dan stabilisasi teritorial sepenuhnya bagi keamanan Rakyat yang merata, mungkin masih memerlukan waktu yang lebih lama”. Demikianlah kataku tahun yang lalu. Bagaimanakah keadaan sekarang? Pengacau yang pokok terhadap keamanan Republik Indonesia masihlah tetap gerombolan D.I.T.I.I., P.R.R.I.-Permesta, dan R.M.S., beserta aksi-aksi subversifnya yang mereka jalankan bersama dengan subversif asing. Saya peringatkan kembali bahwa sebab-sebab yang pokok dari pengacauan itu ialah pertentangan-pertentangan dan petualangan-petualan...

SOEKARNO HOUSE INDONESIA

Assalamualaikum Wr . Wb . Salam Sejahtera Om Shanti Shanti Shanti Om Nammo Budaya . Setelah kami berkeliling, berdiskusi ringan serta berpemikiran bersama maka akhirnya di akhir bulan november 2018, lahirlah lembaga kami SOEKARNO HOUSE INDONESIA ( SHI ). Lembaga SHI ini berkedudukan di Kota Surabaya, Jawa Timur, dengan jejaring komunikasi dan informasi ke 15 provinsi dan 50 kota/kab se-Indonesia. Lembaga ini terlahir dengan tujuan menjaga tegak lestarinya ajaran Soekarno, sang guru bangsa dan juga sang revolusioner sejati. Soekarno, Presiden Republik Indonesia yang pertama dikenal juga sebagai sang ideolog, yang melahirkan banyak ide revolusioner, gagasan, serta pemikiran ideologis kebangsaan, sehingga Bangsa Indonesia di Era Soekarno merupakan Bangsa yang besar dan mampu berdiri sejajar dengan Bangsa - Bangsa lain di dunia ini. Saat ini, banyak orang yang mempelajari, mengamati bahkan secara langsung mempraktekkan ajaran Soekarno dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetap...

Berita : Soekarno House Gelar Acara Haul ke 10 DR ec H Suprajitno

Bersama Keluarga Besar Dr ec H Suprajitno (alm), Soekarno House Indonesia menggelar Diskusi Kebangsaan dengan tema “Bedah Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Suprajitno” diruang pertemuan kediaman dinas Wakil Walikota Surabaya daerah Walikota Mustajab Kota Surabaya, Sabtu (16/02/2019). Koordinator SHI, Eko Rinda Prasetyadi mengatakan Diskusi Kebangsaan ini sangatlah penting bagi kaum Nasionalis secara umum dan kader kader muda Marhaenis yang ada di Jawa Timur. “Secara tekstual maupun kontekstual pemikiran ekonomi kerakyatan Suprajitno terkait koperasi dan ideologi marhaenis masih menjadi acuan dalam menjawab persoalan kekinian,” papar Eko Rinda yang juga mantan aktivis GMNI Itats. Dalam Diskusi kebangsaan tersebut, pembicara yang hadir Tjuk Sukiadi, mantan dosen FE Unair dan juga sahabat alm Suprajitno, dan Pembicara kedua adalah Ony Setiawan, Sekretaris PD PA GMNI Jatim dan juga mantan mahasiswa alm Suprajitno. “Dalam diskusi ini merupakan tindak lanjut atas program kerja SHI, membum...